Belajaraya Surabaya 2026

Belajaraya Surabaya 2026: Wadah Kolaborasi untuk Inovasi dan Transformasi Pendidikan

Surabaya kembali menjadi panggung pertemuan ide dan praktik baik pendidikan melalui Belajaraya Surabaya 2026. Kegiatan ini digelar sebagai ruang kolaborasi lintas sektor yang mempertemukan sekolah, komunitas, orang tua, hingga organisasi masyarakat sipil untuk saling belajar dan membangun aksi bersama. Dalam pelaksanaannya, Belajaraya Surabaya berlangsung di Sekolah Cikal Surabaya pada Sabtu, 7 Februari 2026, dan dihadiri Dinas Pendidikan Kota Surabaya serta lebih dari 30 Komunitas Organisasi Pendidikan (KOP) dari beragam latar belakang.

Belajaraya tidak sekadar event seremonial. Spirit utamanya adalah menciptakan ekosistem yang saling terhubung: guru tidak berjalan sendiri, orang tua tidak merasa sendirian, komunitas tidak bekerja terpisah, dan pemerintah tidak hanya hadir sebagai regulator. Di titik inilah Belajaraya menjadi relevan—sebagai “jembatan” yang mempertemukan kebutuhan nyata di lapangan dengan sumber daya, pengetahuan, dan jejaring yang bisa memperkuat sekolah.

Mengapa “kolaborasi ekosistem” penting untuk pendidikan Surabaya?

Transformasi pendidikan jarang berhasil jika hanya ditopang satu pihak. Sekolah bisa membuat program bagus, tetapi tanpa dukungan orang tua dan lingkungan, dampaknya sering tidak bertahan lama. Komunitas bisa memiliki model pembelajaran kreatif, tetapi tanpa ruang temu dengan guru dan dinas, inovasi sulit menyebar. Pemerintah memiliki otoritas dan program, tetapi jika kebijakan tidak terhubung dengan masalah riil di kelas, hasilnya bisa kurang tepat sasaran.

Belajaraya menjawab tantangan itu dengan menghadirkan format yang lebih “hidup”: praktik baik dibagikan, diskusi dibuka, pengalaman lapangan didengar, dan solusi dirumuskan bersama. Di Belajaraya Surabaya 2026, kegiatan dirancang untuk menjangkau banyak peran sekaligus—anak, orang tua, dan penggerak pendidikan—sehingga perubahan tidak hanya terjadi di ruang rapat, tetapi juga menyentuh kebiasaan belajar di rumah dan budaya belajar di sekolah.

Anak dan orang tua ikut menjadi pusat kegiatan, bukan pelengkap

Salah satu poin menarik dari Belajaraya Surabaya 2026 adalah kegiatan tidak hanya fokus pada “orang dewasa yang membahas pendidikan”, tetapi juga memberi ruang pada anak-anak dan keluarga.

Acara dibuka dengan Kids Activity yang melibatkan anak dalam aktivitas edukatif. Pada saat yang sama, para orang tua mengikuti sesi berbagi tentang pola asuh serta penguatan relasi keluarga sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Ini penting karena pembelajaran anak tidak berhenti ketika bel pulang berbunyi. Banyak tantangan pendidikan—disiplin belajar, kebiasaan membaca, penggunaan gawai, hingga karakter—lebih banyak dibentuk di rumah. Ketika keluarga dilibatkan sejak awal, Belajaraya mengirim pesan kuat: kualitas pendidikan tidak cukup hanya mengubah metode mengajar, tetapi juga memperkuat ekosistem yang mengitari anak.

Diskusi Publik I: Literasi, teknologi, dan sisi psikologis anak

Pada sesi Diskusi Publik I, Belajaraya Surabaya menempatkan literasi sebagai topik utama. Narasumber yang dihadirkan mencerminkan pendekatan lintas sudut pandang: ada unsur praktik pendidikan, teknologi kreatif, serta kesehatan psikologis anak. Diskusi ini menghadirkan Adhicipta Wirawan (Padas Indonesia), Andika Faris (Canva Indonesia), dan psikolog anak Nurul Fauziah.

Yang diangkat bukan hanya “cara cepat meningkatkan nilai membaca”, tetapi bagaimana literasi menjadi fondasi pembelajaran:

  • Teknologi dapat membantu proses belajar (misalnya membuat materi lebih menarik dan mudah dipahami), tetapi tetap perlu pendampingan dan tujuan yang jelas.
  • Pendekatan psikologis mengingatkan bahwa kemampuan literasi juga dipengaruhi kondisi emosi, rasa aman, dan relasi anak dengan orang dewasa di sekitarnya.

Bagi guru, diskusi seperti ini memberi penguatan bahwa literasi bukan urusan guru Bahasa Indonesia saja, melainkan fondasi semua mata pelajaran. Bagi orang tua, diskusi semacam ini biasanya memantik pertanyaan praktis: “Apa kebiasaan kecil di rumah yang bisa menguatkan literasi?”—mulai dari rutinitas membaca 10 menit, menyediakan bahan bacaan yang ramah anak, sampai menata pola penggunaan gawai yang lebih sehat.

Diskusi Publik II: Pendidikan lingkungan dan kebiasaan berkelanjutan sejak dini

Sesi berikutnya, Diskusi Publik II, membahas isu lingkungan dengan narasumber Dedhi Trunoyudho (Garda Pangan), Lyle Freshty (Dewan Asas Charlotte Mason), dan Raflika Aprilianti (Ecoton Indonesia).

Diskusi ini menekankan bahwa pendidikan lingkungan tidak harus menunggu anak “besar” atau hanya jadi proyek sekolah sesaat. Ada pesan kuat bahwa warga kota—termasuk anak-anak—perlu memahami kontribusi sederhana namun berdampak, misalnya pengelolaan sampah sisa makanan agar tidak menumpuk di TPA dan menimbulkan masalah lingkungan lebih luas.

Fokus pada kebiasaan kecil ini sangat relevan untuk Surabaya, kota besar dengan dinamika konsumsi tinggi. Ketika topik lingkungan masuk ke forum pendidikan, artinya sekolah dan keluarga didorong untuk menghubungkan pembelajaran dengan kehidupan nyata: anak belajar bukan hanya untuk ujian, tetapi untuk menjadi warga yang bertanggung jawab.

Sebagian liputan lain juga menyorot bahwa Belajaraya Surabaya 2026 menjadi forum yang mendorong pendidikan lingkungan dimulai dari ruang hidup terdekat—keluarga, sekolah, dan lingkungan sekitar—serta menghadirkan banyak komunitas dan pegiat pendidikan dalam satu ruang temu.

Peran pemerintah: inovasi lahir saat semua duduk satu meja

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, dalam liputan kegiatan ini mengapresiasi dialog-dialog edukatif semacam Belajaraya. Pesan utamanya jelas: inovasi pendidikan di Surabaya akan lebih mudah lahir ketika pemerintah, komunitas, dan orang tua duduk bersama untuk mencari solusi konkret atas tantangan di lapangan.

Pernyataan ini penting karena menegaskan peran pemerintah bukan sekadar “mengatur”, melainkan juga memfasilitasi ruang temu, memperkuat praktik baik, dan mendorong kolaborasi yang bisa direplikasi di sekolah lain.

Ditutup dengan deklarasi: dari wacana ke komitmen

Belajaraya Surabaya 2026 ditutup dengan Deklarasi Penggerak Pendidikan sebagai komitmen bersama untuk terus menciptakan ekosistem belajar yang inklusif, aman, dan berkelanjutan bagi masa depan anak-anak Surabaya.

Deklarasi ini penting sebagai penanda bahwa acara tidak berhenti di panggung. Idealnya, deklarasi diterjemahkan menjadi langkah-langkah kecil namun konsisten: program kolaborasi komunitas di sekolah, pendampingan orang tua, penguatan literasi yang terukur, sampai proyek lingkungan yang terintegrasi dengan kurikulum dan budaya sekolah.

Apa yang bisa dipetik sekolah dan orang tua setelah Belajaraya?

Agar Belajaraya berdampak nyata, berikut beberapa langkah yang bisa diadopsi (tanpa menunggu program besar):

  1. Sekolah membuat “peta kolaborasi” sederhana
    Daftar komunitas lokal yang relevan (literasi, lingkungan, parenting), lalu tentukan 1–2 program kolaborasi per semester.
  2. Orang tua membangun rutinitas kecil di rumah
    Misalnya 10 menit membaca, “obrolan reflektif” sebelum tidur, atau komitmen pengelolaan sampah rumah tangga—sejalan dengan pesan diskusi literasi dan lingkungan.
  3. Guru menguatkan literasi lintas mapel
    Bukan menambah tugas, tetapi memperbaiki cara anak memahami teks, instruksi, dan konteks—mulai dari IPA, IPS, sampai Matematika.
  4. Komunitas menyederhanakan inovasi agar mudah direplikasi
    Sering kali praktik baik gagal menyebar karena terlalu rumit. Jika ingin berdampak luas, desain harus mudah ditiru guru dengan sumber daya terbatas.

Penutup

Belajaraya Surabaya 2026 menunjukkan bahwa transformasi pendidikan tidak harus dimulai dari kebijakan besar yang jauh dari kelas. Ia bisa dimulai dari ruang temu yang mempertemukan guru, orang tua, komunitas, dan pemerintah—lalu memantik aksi kolektif. Dengan format yang melibatkan anak dan keluarga, diskusi literasi yang menyentuh teknologi serta psikologi, dan pembahasan lingkungan yang menekankan kebiasaan sehari-hari, Belajaraya menjadi wadah yang relevan untuk mendorong inovasi yang “mendarat” di kehidupan nyata.

More From Author

Kampus Surabaya Gelar Festival Olahraga dan Seni Budaya Terbesar Tahun Ini, Libatkan 2.500 Mahasiswa dari 15 Program Studi

13 thoughts on “Belajaraya Surabaya 2026: Wadah Kolaborasi untuk Inovasi dan Transformasi Pendidikan

  1. Joyville Vyomora BOOKING homes that epitomize comfort and elegance. stylishly designed homes. Joyville Vyomora booking best liked and is an ideal choice for those seeking modern urban living. Joyville Vyomora project booking price (higher welcome offer)development price lunch provides keep recommending the most lunch brands preferred for people starting wonderful fully booking.
    Visit- https://www.shapoorjipallonji.ind.in/joyvillevyomora/

  2. Today, while I was at work, my cousin stole my
    iPad and tested to see if it can survive a thirty foot
    drop, just so she can be a youtube sensation. My iPad is now broken and she has 83
    views. I know this is completely off topic but I had to share
    it with someone!

    Feel free to visit my webpage: cumidarat69 (cumidarat69win.com)

  3. Hi there, i read your blog occasionally and i own a similar one and i was just wondering if you get
    a lot of spam responses? If so how do you stop it, any plugin or anything you
    can recommend? I get so much lately it’s driving me crazy so any help is very much appreciated.

  4. What’s Happening i’m new to this, I stumbled upon this I have found It positively
    useful and it has aided me out loads. I hope to give a contribution & assist other customers like its aided me.
    Great job.

  5. Excellent goods from you, man. Ive be aware
    your stuff previous to and you are just extremely excellent.
    I really like what youve obtained right here, really like what
    you are stating and the way in which in which you say it.

    You make it enjoyable and you continue to take care of to stay it smart.
    I can not wait to read much more from you. That is really a great web site.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Support Team


kampusbandung
kampusbanjar
kampusbatam
kampusbekasi
kampusbogor
kampuscirebon
kampusdepok
kampusjakarta
kampusmakassar
kampusmalang
kampusmedan
kampuspalembang
kampussemarang
kampusserang
kampussolo
kampussurakarta
kampustasikmalaya
kampusyogyakarta
negerikrpl
bandungzoo
tangkasjaya
vitamin33
ilmupolitikumw
teknikmesinumw
fakultaspeternakanumw
fakultasvokasiumw
fakultasfisipmandala
fakultaskeguruanumw
fakultassastraumw
fakultasarsitekturumw
fakultaskomputerumw
fakultasbiologiumw
fakultasfarmasiumw
fakultasekonomiumw
fakultasteknikumw
kehutananumw
administrasiumw
medikaumw
internasionalumw
cyberumw
elektromandala
farmasimandala
pendidikanmandala
kimiaumw
lpmuumw
statistikauumw
arsitekturumw
kedokteranumw
vokasiumw
sainsumw
pertanianumw
engineeringumw
lppmumw
analisumw
elektroumw
medisumw
pascaumw
prodisehatumw
cloudumw
arsipmandala
kepegawaianumw
puncakumw
unggulmandalawaluya
integritasumw
sinergiumw
mandiriumw
wawasanumw
mediatamaumw
infokampusumw
katalisumw
nukarangampel
smknukmpel
smknukrngpl
nahdlatulsmknu
smknkarangampel
smkkaranmpelnu
smknuampel
nusmkkarangampel
smknukrpl
karangampelnu
karangnusmk
abdimandalawaluya
aksesumw
aksimumandalawaluya
aktivisumw
alumniumwkendari
aspirasimandalawaluya
asramamandalawaluya
atletumw
bangunmandalawaluya
beritaumwkendari
bitmandalawaluya
cakrawalamandalawaluya
cendekiamandalawaluya
ceritamandalawaluya
citraumwkendari
cybermandalawaluya
daftarumwkendari
datamandalawaluya
dataumw
eventumw
exploreumw
globalmandalawaluya
hibahumw
hibahumwkendari
identitasmandalawaluya
ilmumandalawaluya
inovasimandalawaluya
inovasiumwkendari
jaringumwkendari
jejaringmandalawaluya
jemariumwkendari
kabarmandalawaluya
karirmandalawaluya
karyamandalawaluya
katalogumw
konselingumwkendari
kreatifmandalawaluya
layananumw
legalmandalawaluya
lpmmandala
mandalawaluyadigital
mandalawaluyahub
mediandalawaluya
mitramandalawaluya
mutumandalawaluya
narasimandalawaluya
ormawamandalawaluya
panduanumw
pelajarumw
penerbitmandalawaluya
portalmandalawaluya
prestaisumw
prodimandalawaluya
pustakamandalawaluya
pustakaumwkendari
ruangmandalawaluya
ruangumw
scimumw
sentramandalawaluya
sentraumw
servermandalawaluya
siberumwkendari
sinergimandalawaluya
smartumwkendari
studyumw
suaramandalawaluya
suaraumw
talentamandalawaluya
techumw
teknoumw
updateumw
virtualumw
visitumw
vokasiumwkendari
wifiumwkendari
homesmkkaplongan
sklkaplongan
kaplongansmk
smkkaplongan
smknu
helpdeskumw
mitraumw
prestasiumw
kolegiumumw
labumw
elearningumw
ejournalumw
galeriumw
repoumw
pmbumw
seminarumw
beasiswaumw
keuanganumw
citraumw
digilibmandala
elearningmandala
globalumw
insanumw
onlineumw
portalmandala
smartumw
sobatumw
analiskesehatanumw
asramauumwkendari
lpmuumwkendari
lppmumwkendari
manajemenmandala
pengabdianumw
beasiswauumw
biomandala
fibumw
fkumw
fpuumw
jurnalilmiahumw
labterpaduumw
lpmlmandala
pascasarjanaumw
pendidikumw
penelitianumw
perikananumw
pustakaumw
sosiologimandala
uptmandala
agroteknologiumw
bisnisdigitalumw
humaskampusumw
ilmupemerintahanumw
klinikkampusumw
perencanaanumw
saranaumw
teknikindustriumw
teknologipanganumw
pusatbahasaumw
doceumw
pblumw
ilmukelautanumw
karirmahasiswaumw
sisumw
informasibeasiswauumw
kampusumwkambu
kearsipanumw
kampusumwbaruga
sisteminformasiakadumw
kampusumwpoasia
ilmukomunikasiumw
giziubumw
agribisnismumw
tekniksipilmandalawaluya
teknikelektroumw
analiskesehatanmandalawaluya
laboratoriummandalawaluya
mabaumw
stafumw
beasiswamandala
kuliahumw
pelatihanmandala
pmbmandala
karirmandala
agendaumw
agroumw
akreditasiumw
alumnimandala
arsipumw
asetumw
asramaumw
auditumw
aulauwm
beritamandala
daftarmandala
dosenumw
e-journalmandala
edomumw
emailumw
fikesumw
himaumw
humasumw
infomandala
jurnalmandala
kabarmandala
kabarumw
kemahasiswaanmandala
kendariumw
kknumw
komunikasiumw
laboratoriumumw
legalumw
lmsumw
lpmumw
magangumw
mahasiswaumw
mapalaumw
mipaumw
mutuumw
perpusumw
ppgumw
pressumw
psikologiumw
pusatmandala
pusatumw
puskomumw
radioumw
rektoratumw
himaumw
sastraumw
sdmumw
sipegumw
sipilumw
sistermandala
ukmumw
uktumw
wismaumw
wisudaumw
yudisiumumw
bidanunimus
febunimus
fkmunimus
fkunimus
nersunimus
kampusmandala
lpsmumw
statistikumw